Ketika cinta sejati menghampiriku...
Ada rasa getaran seperti aliran listrik yang menyengat kedalam tubuh dan jantungku...
Ketika cinta sejati pergi sesaat dariku...
Rasa gundah gulana menyelimuti seluruh tubuh, hati dan jantungku...
Karena cinta ini telah menetap dihati seperti jari-jari yang menetap di telapak tanganku...
Duhai Kanda...
Begitu banyak jalan yang licin,terjal dan berliku yang harus kulalui..
Hanya ingin menemukan kembali cinta sejati yang belum berbalas...
Begitu banyak lantunan doa untukmu yang terucap dari bibirku...
Dan berharap lantunan do’a diijab olehNya...
Duhai Kanda...
Walau jiwa ini menjadi milik yang lain karena keadaan...
Namun kuakui bahwa hati ini tak pernah berpaling dan selalu berpihak padamu...
Menahun aku menanti pengakuanmu dengan penuh asa...
Yang mungkin tak pernah kau ketahui namun kuyakin kau merasakannya...
Karena hati dan bibir ini malu & kelu untuk mengungkapnya...
Duhai Kanda....Tahukah kamu..
Pesonamu telah meracuni hati dan jiwaku...
Yang membuatku lumpuh tak berdaya....
Berharap namun tak berbalas karena cintamu tak berpihak padaku yang lara...
Mungkin aku yang salah karena tak bisa meninggalkan jejakmu sepanjang asa...
Karena jiwa ini terlalu yakin akan keajaiban cinta...
Kini hatiku telah lelah dan rapuh oleh penantiannya....
Karena hati ini telah sembunyikan lukanya...
Kuingin pergi jauh dari bayang-bayangmu...
Mengikhlaskan semua tanpa ada setitik asa tentangmu...
Karena luka ini telah menyatu dalam tubuh dan hati..
Dan berharap dapat tegar kembali setegar karang dilaut nan sepi...
Seperti laut yang tenang namun penuh dengan rahasia di kedalamnya...
Begitu juga hatiku berharap dapat setenang laut yang menyembunyikan sebuah Praha Cinta di hatinya...
Dan memohon padaNya smoga kudapat merasakan kebahagian yang sejati tanpa luka, tanpa syarat dan tanpa batas waktu...
By Dinda Collection
18 Oct’09
Tidak ada komentar:
Posting Komentar