Seperti kisah dalam sebuah cerita...
Semuanya memiliki peran sesuai skenarionya..
Seperti alunan musik dalam sebuah orkestra..
Semua alat musik berperan sesuai arahan dirigennya..
Kisah yang senang akan memberikan rasa suka dan kebahagiaan..
Kisah yang sedih akan membuat rasa galau yang berkepanjangan..
Namun apakah kita bisa memilih salah satu dari peran itu...
Kebahagian dan Kesedihan adalah saudara kembar yang tak bisa dipisahkan...
Kebahagian tanpa kesedihan membuat kita akan lupa diri...
Kesedihan tanpa kebahagian membuat kita ingin menjauhi diri...
Keduanya adalah pasangan yang saling melengkapi...
Namun keduanya tak ada yang abadi
Kebahagian dan kesedihan selalu hadir disetiap jarum waktu..
Tak ada kebahagiaan yang abadi
Tak ada juga kesedihan yang abadi
Semuanya akan pergi meninggalkanmu ketika berakhirnya waktu...
By Dinda Collection
12 May 2009
aisya collection
Jumat, 13 Agustus 2010
GUNDAH
Kanda....tahukah kamu betapa hari ini kumerasa Gundah...
Menatap langit tanpa satu bintang...
Menanti rembulan yang tak kunjung datang...
Tahukah kamu betapa hati ini kumerasa sepi...
Menantimu tak kunjung datang...
Membayangkan wajahmu dalam kegelapan nan sepi....
Karena kumenanti dibawah langit yang hitam tanpa bintang..
Oh kanda...Andai malam ini ku dapat menggapaimu...
Takkan kubiarkan waktuku berlalu saat bersamamu...
Oh kanda....Andai malam ini kudapat memandangmu...
Takkan kubiarkan mata ini terlelap karena rasa kantukku...
Duhai Kanda...apakah kau juga merasakan hal yang sama sepertiku?
Merasakan gundah gulana karena sepi malam telah datang menghampirimu...
Merasakan dinginnya malam tanpa rembulan yang menyinari tubuhmu...
Ataukah gundah ini hanya menyelimuti hatiku yang risau tanpamu...
Oh Kanda...hanya satu pintaku....
Bebaskanku dari perasaan yang selalu membuatku sesak menahan rasa yang tak menentu...
By Dinda Collection
13 Oct 2009
Menatap langit tanpa satu bintang...
Menanti rembulan yang tak kunjung datang...
Tahukah kamu betapa hati ini kumerasa sepi...
Menantimu tak kunjung datang...
Membayangkan wajahmu dalam kegelapan nan sepi....
Karena kumenanti dibawah langit yang hitam tanpa bintang..
Oh kanda...Andai malam ini ku dapat menggapaimu...
Takkan kubiarkan waktuku berlalu saat bersamamu...
Oh kanda....Andai malam ini kudapat memandangmu...
Takkan kubiarkan mata ini terlelap karena rasa kantukku...
Duhai Kanda...apakah kau juga merasakan hal yang sama sepertiku?
Merasakan gundah gulana karena sepi malam telah datang menghampirimu...
Merasakan dinginnya malam tanpa rembulan yang menyinari tubuhmu...
Ataukah gundah ini hanya menyelimuti hatiku yang risau tanpamu...
Oh Kanda...hanya satu pintaku....
Bebaskanku dari perasaan yang selalu membuatku sesak menahan rasa yang tak menentu...
By Dinda Collection
13 Oct 2009
ANTARA CINTA, TAHTA & HARTA
Kehidupan dunia seperti Fatamorgana..
Ketika Cinta taklagi tumbuh atas dasar kasih dan sayang..
Maka cinta itu tumbuh seperti tumbuhnya tanaman diatas karang..
Ketika Cinta taklagi tumbuh atas dasar keihklasan...
Maka cinta itu tumbuh seperti kakunya sebuah rotan..
Cinta sejati tak mengukur seberapa besar Tahta yang diraih..
Cinta sejati tak mengukur seberapa besar Harta yang dimiliki..
Cinta sejati tidak pernah memaksa sang kekasih..
Cinta sejati selalu ihklas memberi dan mengasihi..
Andaikan masih banyak Cinta sejati di dunia ini...
Mungkin kehidupan dunia tidak seperti Fatamorgana..
Andaikan antara Cinta, Tahta & Harta tidak bertemu dan terangkai...
Mungkin Dunia akan terseyum dan bahagia..
By Dinda Collection
15 July 2009
Ketika Cinta taklagi tumbuh atas dasar kasih dan sayang..
Maka cinta itu tumbuh seperti tumbuhnya tanaman diatas karang..
Ketika Cinta taklagi tumbuh atas dasar keihklasan...
Maka cinta itu tumbuh seperti kakunya sebuah rotan..
Cinta sejati tak mengukur seberapa besar Tahta yang diraih..
Cinta sejati tak mengukur seberapa besar Harta yang dimiliki..
Cinta sejati tidak pernah memaksa sang kekasih..
Cinta sejati selalu ihklas memberi dan mengasihi..
Andaikan masih banyak Cinta sejati di dunia ini...
Mungkin kehidupan dunia tidak seperti Fatamorgana..
Andaikan antara Cinta, Tahta & Harta tidak bertemu dan terangkai...
Mungkin Dunia akan terseyum dan bahagia..
By Dinda Collection
15 July 2009
BUKAN CINTA BIASA
Seperti suara ombak yang menderu
Memberikan ketenangan dan keteduhan hati
Seperti Hijau daun yang dihembuskan angin
Memberikan kesejukan dan keteduhan hati
Oh cinta..akankah engkau hadir seperti derunya suara ombak...
Akankah engkau hadir seperti nyanyian pepohonan yang dihembus angin...
Yang memberikan ketenangan, keteduhan dan kesejukan hati..
Sebagai theraphy hati yang menghiasi jarum waktu...
Oh cinta..akankah engkau berlabuh dihatiku tanpa syarat
Akankah engkau menemani disetiap langkah jarum waktuku
Yang menyinari hari-hariku sepanjang asa
Yang memberi kehidupan sampai tiba waktuku..
Seperti rumput yang menanti rintik hujan
Begitu juga Hati ini, jiwa ini yang tak pernah letih berharap
Seperti katak yang bernyanyi menyambut hujan
Begitulah Asa yang selalu diijab..
Berharap Cinta Sejati datang dan menjawab
Bahwa Cinta ini Bukan Cinta Biasa.
By Dinda Collection
10 Maret 2009
Memberikan ketenangan dan keteduhan hati
Seperti Hijau daun yang dihembuskan angin
Memberikan kesejukan dan keteduhan hati
Oh cinta..akankah engkau hadir seperti derunya suara ombak...
Akankah engkau hadir seperti nyanyian pepohonan yang dihembus angin...
Yang memberikan ketenangan, keteduhan dan kesejukan hati..
Sebagai theraphy hati yang menghiasi jarum waktu...
Oh cinta..akankah engkau berlabuh dihatiku tanpa syarat
Akankah engkau menemani disetiap langkah jarum waktuku
Yang menyinari hari-hariku sepanjang asa
Yang memberi kehidupan sampai tiba waktuku..
Seperti rumput yang menanti rintik hujan
Begitu juga Hati ini, jiwa ini yang tak pernah letih berharap
Seperti katak yang bernyanyi menyambut hujan
Begitulah Asa yang selalu diijab..
Berharap Cinta Sejati datang dan menjawab
Bahwa Cinta ini Bukan Cinta Biasa.
By Dinda Collection
10 Maret 2009
GALAU
Dalam sepi waktuku selalu ada bayang-bayang dirimu yang tak kuasa kuhindari
Dalam sepi waktuku, kisah bahagia,sedih dan galau menyatu dihatiku
Kisah bahagia membuatku seolah ingin hidup 1000 tahun lagi...
Kisah sedih dan Galau membuatku ingin terbang sejauh mungkin dan tak kembali kedunia yang tak berhati....
Dalam sepi waktuku kucoba merenungi jarum waktu yang sudah terlewati...
Dalam sepi waktuku..hatiku galau berselimut kabut ....
Sayup-sayup terdengar alunan musik meneduhkan hati....
Berharap dapat menata dan merajut hati yang kusut...
Oh Tuhan..kemana perginya hati yang bahagia dan tenang ini....
Akankah ia kembali dengan membawa kesejukan abadi?
Jangan biarkan ia pergi terlalu lama....
Karena hati ini sedang galau menantinya....
Seperti gersangnya gurun pasir
Dan keringnya angin yang berhembus....
Begitu juga rasa hati yang tak berdaya dan menjadi kering..
Oh Angin...hembuskanlah sejukmu kedalam tubuh dan hati yang gersang ini...
Agar ia dapat tumbuh dan merasakan kesejukan kembali
By Didna Collection
22 Maret 2009
Dalam sepi waktuku, kisah bahagia,sedih dan galau menyatu dihatiku
Kisah bahagia membuatku seolah ingin hidup 1000 tahun lagi...
Kisah sedih dan Galau membuatku ingin terbang sejauh mungkin dan tak kembali kedunia yang tak berhati....
Dalam sepi waktuku kucoba merenungi jarum waktu yang sudah terlewati...
Dalam sepi waktuku..hatiku galau berselimut kabut ....
Sayup-sayup terdengar alunan musik meneduhkan hati....
Berharap dapat menata dan merajut hati yang kusut...
Oh Tuhan..kemana perginya hati yang bahagia dan tenang ini....
Akankah ia kembali dengan membawa kesejukan abadi?
Jangan biarkan ia pergi terlalu lama....
Karena hati ini sedang galau menantinya....
Seperti gersangnya gurun pasir
Dan keringnya angin yang berhembus....
Begitu juga rasa hati yang tak berdaya dan menjadi kering..
Oh Angin...hembuskanlah sejukmu kedalam tubuh dan hati yang gersang ini...
Agar ia dapat tumbuh dan merasakan kesejukan kembali
By Didna Collection
22 Maret 2009
SELAMAT DATANG SANG ARJUNA…
Angin malam nan syahdu melantunkan irama lagu nan merdu
mengiringi syair lagu terlantun syahdu,
memberikan ketenangan pada kembang setaman
Mengiringi tarian kupu-kupu hidupkan taman.
Kisah ini kisah gembira...
tentang kembalinya sang Arjuna nan gagah...
Sang kawan sejati,
Sang teman sehati,
kala menatap Cinta.
Kanda, mengapa pergi demikian lama?
Tak tahukah engkau rindu tlah menggunung?
Kini engkau kembali, wahai sang Arjuna perkasa
Kini kerinduan tlah terobati,
Berganti gejolak yang tak kalah merisaukan;
Penantian akan senyum yang kau tebar,
Senyum terindah dari jiwa yang gagah..
Dan tanganpun terulur sambut semerbak kembang setaman.
Wahai Kanda…. genggamlah tanganku..
sebagai tanda ucapan selamat datang Arjunaku…
By Dinda Collection
14 Juni 2009
mengiringi syair lagu terlantun syahdu,
memberikan ketenangan pada kembang setaman
Mengiringi tarian kupu-kupu hidupkan taman.
Kisah ini kisah gembira...
tentang kembalinya sang Arjuna nan gagah...
Sang kawan sejati,
Sang teman sehati,
kala menatap Cinta.
Kanda, mengapa pergi demikian lama?
Tak tahukah engkau rindu tlah menggunung?
Kini engkau kembali, wahai sang Arjuna perkasa
Kini kerinduan tlah terobati,
Berganti gejolak yang tak kalah merisaukan;
Penantian akan senyum yang kau tebar,
Senyum terindah dari jiwa yang gagah..
Dan tanganpun terulur sambut semerbak kembang setaman.
Wahai Kanda…. genggamlah tanganku..
sebagai tanda ucapan selamat datang Arjunaku…
By Dinda Collection
14 Juni 2009
PRAHARA CINTA
Ketika cinta sejati menghampiriku...
Ada rasa getaran seperti aliran listrik yang menyengat kedalam tubuh dan jantungku...
Ketika cinta sejati pergi sesaat dariku...
Rasa gundah gulana menyelimuti seluruh tubuh, hati dan jantungku...
Karena cinta ini telah menetap dihati seperti jari-jari yang menetap di telapak tanganku...
Duhai Kanda...
Begitu banyak jalan yang licin,terjal dan berliku yang harus kulalui..
Hanya ingin menemukan kembali cinta sejati yang belum berbalas...
Begitu banyak lantunan doa untukmu yang terucap dari bibirku...
Dan berharap lantunan do’a diijab olehNya...
Duhai Kanda...
Walau jiwa ini menjadi milik yang lain karena keadaan...
Namun kuakui bahwa hati ini tak pernah berpaling dan selalu berpihak padamu...
Menahun aku menanti pengakuanmu dengan penuh asa...
Yang mungkin tak pernah kau ketahui namun kuyakin kau merasakannya...
Karena hati dan bibir ini malu & kelu untuk mengungkapnya...
Duhai Kanda....Tahukah kamu..
Pesonamu telah meracuni hati dan jiwaku...
Yang membuatku lumpuh tak berdaya....
Berharap namun tak berbalas karena cintamu tak berpihak padaku yang lara...
Mungkin aku yang salah karena tak bisa meninggalkan jejakmu sepanjang asa...
Karena jiwa ini terlalu yakin akan keajaiban cinta...
Kini hatiku telah lelah dan rapuh oleh penantiannya....
Karena hati ini telah sembunyikan lukanya...
Kuingin pergi jauh dari bayang-bayangmu...
Mengikhlaskan semua tanpa ada setitik asa tentangmu...
Karena luka ini telah menyatu dalam tubuh dan hati..
Dan berharap dapat tegar kembali setegar karang dilaut nan sepi...
Seperti laut yang tenang namun penuh dengan rahasia di kedalamnya...
Begitu juga hatiku berharap dapat setenang laut yang menyembunyikan sebuah Praha Cinta di hatinya...
Dan memohon padaNya smoga kudapat merasakan kebahagian yang sejati tanpa luka, tanpa syarat dan tanpa batas waktu...
By Dinda Collection
18 Oct’09
Ada rasa getaran seperti aliran listrik yang menyengat kedalam tubuh dan jantungku...
Ketika cinta sejati pergi sesaat dariku...
Rasa gundah gulana menyelimuti seluruh tubuh, hati dan jantungku...
Karena cinta ini telah menetap dihati seperti jari-jari yang menetap di telapak tanganku...
Duhai Kanda...
Begitu banyak jalan yang licin,terjal dan berliku yang harus kulalui..
Hanya ingin menemukan kembali cinta sejati yang belum berbalas...
Begitu banyak lantunan doa untukmu yang terucap dari bibirku...
Dan berharap lantunan do’a diijab olehNya...
Duhai Kanda...
Walau jiwa ini menjadi milik yang lain karena keadaan...
Namun kuakui bahwa hati ini tak pernah berpaling dan selalu berpihak padamu...
Menahun aku menanti pengakuanmu dengan penuh asa...
Yang mungkin tak pernah kau ketahui namun kuyakin kau merasakannya...
Karena hati dan bibir ini malu & kelu untuk mengungkapnya...
Duhai Kanda....Tahukah kamu..
Pesonamu telah meracuni hati dan jiwaku...
Yang membuatku lumpuh tak berdaya....
Berharap namun tak berbalas karena cintamu tak berpihak padaku yang lara...
Mungkin aku yang salah karena tak bisa meninggalkan jejakmu sepanjang asa...
Karena jiwa ini terlalu yakin akan keajaiban cinta...
Kini hatiku telah lelah dan rapuh oleh penantiannya....
Karena hati ini telah sembunyikan lukanya...
Kuingin pergi jauh dari bayang-bayangmu...
Mengikhlaskan semua tanpa ada setitik asa tentangmu...
Karena luka ini telah menyatu dalam tubuh dan hati..
Dan berharap dapat tegar kembali setegar karang dilaut nan sepi...
Seperti laut yang tenang namun penuh dengan rahasia di kedalamnya...
Begitu juga hatiku berharap dapat setenang laut yang menyembunyikan sebuah Praha Cinta di hatinya...
Dan memohon padaNya smoga kudapat merasakan kebahagian yang sejati tanpa luka, tanpa syarat dan tanpa batas waktu...
By Dinda Collection
18 Oct’09
Langganan:
Postingan (Atom)